Sabtu, 13 Juni 2015

DESCRIPTION ABOUT MY SKILLS

DESCRIPTION ABOUT MY SKILLS 

           Saya kuliah di Universitas Gunadarma mengambil jurusan Sistem Informasi dan saya sudah hampir 4 tahun setiap semesternya saya belajar bahasa pemograman yang berbeda. Softskill yang saya miliki tidak banyak aya sendiri mempunyai ketertarikan dalam menekuni ilmu pemograman Oracle dan Pascal saya juga mempunyai ketertarikan ilmu bahasa asing terutama bahasa inggris. Dalam mempelajari oracle dan pascal saya lebih banyak mempelajari mengenai koding melalui kursus, workshop dan menggunakan buku. Untuk mempelajari bahasa asing saya lebih suka mencari kata – kata yang saya tidak tahu dari buku, film, lagu ataupun sebagainya. saya sangat tertarik di kedua bidang tersebut. Pekerjaan yang sesuai dengan minat di bidang komputer adalah : 
• Analis Sistem Analis sistem memegang peranan yang sangat penting dalam proses pengembangan sistem. Seorang analis dapat menganalisis dari suatu sistem sehingga mengetahui permasalahan yang ada pada sistem tersebut dari analisis tersebut dapat mengetahui kurangnya dari sistem tersebut. Seorang analisis juga harus mempunyai lemampusn bahasa pemograman seperti oracle, pascal yang saya tekuni.
 • Programmer Programmer memegang peran untuk memperbaiki kesalahan pada program, memeriksa kembali program tersebut, dan dan memastikan output hasil yang diinginkan. Mengupdate dan memelihara program juga terasuk kedalam pekerjaan programmer.
 • Database Administrator Karena saya sangat menyukai database Oracle pekerjaan ini sangat saya minati. Database administrator memiliki peran harus memilki skill di bidang database seperti oracle, DB2 dll, menginnstal perangkat lunak, analisis database. Disamping dari pekerjaan di atas skill dalam berbahasa asing juga di minati. Misalnya profesi pengajar les yang di lakukan pada saat weekend dan penerjemah yang di lakukan pada saat weekend juga. Di tambah lagi sangat dibutuhkan untuk perusahaan untuk komunikasi antar perusahaan yang menggunakan bahsa asing.
 • Profesi sebagai pengajar (guru) Didalam profesi ini di tuntut untuk mengetahui ilmu bahasa asing. Karea profesi ini di peruntukan untuk mengajar. Jika dikaitkan dengan bidang komputer seorang prooggrammer dapat menjadi pengajar juga
 • Penerjemah Profesi ini memiliki peran sebaagai penerjemah. Penerjemah inibisa menerjakan tugasnya di kantor atau berpindah tempat. Karena kebanyakan profesi ini di peruntukan bagi klien pebisnis atau Pejabat yag biasanya melakukan kunjungan ke luar negeri. 
             Dari kedua skill yang saya miliki mempunyai keterkaitan. Karena di era globalisasi saat ini sangat di tuntut untuk memiliki kemampuan di bidangnya dan di tambah dengan kemampuan yang lain misalnya mempunyai kemampuan berbahasa asing. Di tambah lagi kemajuan teknologi juga sangat berperan di era globalisasi sekarang ini. Disamping sebagai pekerja sebagai programmer yang saya minati bahasa juga termasuk ke dalam penghubung komunikasi untuk menunjang suksesnya kerja sama antar perusahaan. 
             Bahasa Inggris di era globaisasi ini di gunakan sebagai penghubung komunikasi antar perusahaan. Karena bahasa inggris sudah menjadi bahasa Internasional untuk saat ini. Pengrekrutan karyawan yang mempunyai skill yang bagus dan memilki kemampuan bahasa inggris yang baik dapat di pekerjakan di perusahaan berskala Internasional. Penguasaaan bahasa asing bisa dikatakan sangat berpengaruh dalam persyaratan yang diajukan perusahaan untuk merekrtu karyawan. Kebanyakan perusahaan mewajibkan pekerjanya memiliki kemampuan berbahasa inggris. Standard gaji ini adalah standard Analisis system sekitar 4 – 6, Programmer sekitar 6 – 10, untuk database administrator 4 -7, pengajar 1,5, biasanya untuk penerjemah adaya kesepakatan antara pemberi job dan penerjemah.

 Sourch : http://www.kaskus.co.id/thread/513a9853542acf313f000009/yang-ingin-tahu-gaji-programmer-indonesia-masuk

Jumat, 09 Januari 2015

Analisis Kinerja Sistem 2

Aset Sistem Informasi harus dilindungi melalui sistem keamanan yang baik. Sebut dan jelaskan langkah-langkah utama pelaksanaan program keamanan tsb 1. Prepare a project plan merupakan perncanaan proyek untuk tinjauan keamanan. meliputi; a. Tujuan Review b. Ruang Lingkup (Scope) Review c. Tugas yang harus dipenuhi d. Organisasi dari Tim Proyek e. Sumber Anggaran (Pendanaan) dan f. Jadwal untuk Menyelesaikan Tugas 2. identify assets atau identifikasi kekayaan, meliputi beberapa kategori asset, yaitu; a. Personnel (end users, analyst, programmers, operators, clerks, Guards) b. Hardware (Mainfarme, minicomputer, microcomputer, disk, printer, communication lines, concentrator, terminal) c. Fasilitas (Furniture, office space, computer rrom, tape storage rack) d. Dokumentasi (System and program doc.,database doc.,standards plans, insurance policies, contracts) e. Persediaan (Negotiable instrument, preprinted forms, paper, tapes, cassettes) f. Data/Informasi (Master files, transaction files, archival files) g. Software Aplikasi (Debtors, creditors, payroll, bill-of-materials, sales, inventory) h. Sistem Software (Compilers, utilities, DBMS, OS, Communication Software, Spreadsheets) 3. value assets atau penilaian kekayaan. Parker merupakan cara penilaian atas kekayaan yang hilang (lost), waktu periode untuk perhitungan atas hilangnya kekayaan, dan umur asset. 4. identity threats atau identifikasi ancaman-ancaman, Sumber ancaman External : 1. Nature / Acts of God 2. H/W Suppliers 3. S/W Suppliers 4. Contractors 5. Other Resource Suppliers 6. Competitors (sabotage, espionage, lawsuits, financial distress through fair or unfair competition) 7. Debt and Equity Holders 8. Unions (strikes, sabotage,harassment) 9. Governments 10. Environmentalist (Harassment (gangguan), unfavorable publicity) 11. Criminals/hackers (theft, sabotage, espionage, extortion) Sumber ancaman Internal : 1. Management, contoh kesalahan dalam penyediaan sumber daya, perencanaan dan control yang tidak cukup. 2. Employee, contoh Errors, Theft (pencurian), Fraud (penipuan), sabotase, extortion (pemerasan), improper use of service (penggunaan layanan yg tidak sah) 3. Unreliable system, contoh Kesalahan H/W, kesalahan S/W, kesalahan fasilitas. 5. assess likehood or threats atau penilaian kemungkinan ancaman. 6. analysize exposure. Tahap analisis ekspose terdiri dari 4 tugas yaitu : 1. Identification of the controls in place 2. Assessment of the reliability of the controls in place 3. Evaluation of the likelihood that a threat incident will be successful 4. Assess the resulting loss if the threat is successful 7. Ajust Contols 8. Prepare Security Report

Analisis Kinerja Sistem

1. KONTROL ADMINISTRATIF untuk menjamin bahwa seluruh kerangka control dilaksanakan sepenuhnya. Mencakup hal-hal berikut: - Mempublikasikan kebijakan control. - Prosedur yang bersifat formal dan standar pengoperasian disosialisasikan dan dilaksanakan dengan tegas. - Perekrutan pegawai dengan orientasi pembinaan, dan pelatihan yang diperlukan. 2. PEMBATASAN AKSES TERHADAP DATA Akses terhadap ruangan yang menjadi pusat data dibatasi sesuai dengan wewenang yang telah ditentukan. 3. KONTROL TERHADAP PERSONEL PENGOPERASI Dokumen yang berisi prosedur-prosedur harus disediakan dan berisi pesoman-pedoman untuk melakukan suatu pekerjaan. Pedoman-pedoman ini harus dijalankan dengan tegas. 4. KONTROL TERHADAP PERALATAN Kontrol terhadap peralatan-peralatan perlu dilakukan secara berkala dengan tujuan agar kegagalan peralatan dapat diminimumkan. 5. KONTROL TERHADAP PENYIMPANAN ARSIP Kontrol ini untuk memastikan bahwa setiap pita magnetic yang digunakan untuk pengarsipan telah diberi label dengan benar dan disimpan dengan tata cara yang sesuai. 6. KONTROL TERHADAP AKSES INFORMASI Ada kemungkinan bahwa seseorang yang tak berhak terhadap suatu informasi berhasil membaca informasi tersebut melalui jaringan (dengan menggunakan teknik sniffer). Untuk mengantisipasi keadaan seperti ini, alangkah lebih baik sekiranya informasi tersebut dikodekan dalam bentuk yang hanya bisa dibaca oleh yang berhak. Studi tentang cara mengubah suatu informasi ke dalam bentuk yang tak dapat dibaca oleh orang lain dikenal dengan istilah kriptografi. Adapun sistemnya disebut sistem kripto. Secara lebih khusus, proses untuk mengubah teks asli (cleartext atau plaintext) menjadi teks yang telah dilacak (cliphertext) dinamakan enskripsi, sedangkan proses kebalikannya, dari chiphertext menjadi cleratext, disebut dekrpisi. Dua teknik yang popular untuk melakukan enskripsi yaitu DES dan public-key encryption. 7. Kontrol Terhadap Perlidungan Terakhir Kontrol terhadap perlindungan terakhir dapat berupa: - Rencana pemulihan terhadap bencana. - Asuransi. Asuransi merupakan upaya untuk mengurangi kerugian sekiranya terjadi bencana. 8. KONTROL APLIKASI Kontrol aplikasi adalah kontrol yang diwujudkan secara sesifik dalam suatu aplikasi sistem informasi. Wilayah yang dicakup oleh kontrol ini meliputi: - KONTROL MASUKAN (Input) Kontrol masukan digunakan untuk menjamin keakurasian data, kelengkapan masukan (inputan), dan validasi terhadap masukan (inputan). - KONTROL PEMROSESAN Kesalahan salam pemrosesan bisa terjadi sekalipun program dibuat dengan hati-hati agar bebas dari kesalahan. Kesalahan juga bisa terjadi karena gangguan pada komponen-komponen pemrosesan. Oleh karena itu, pemeriksaan terhadap kebenaran hasil pemrosesan kadang-kadang perlu dilakukan sehingga kala terjadi hal-hal yang tidak benar segera bisa diketahui. Kontrol proses antara lain dilakukan dengan mencantumkan total kontrol, berupa nilai total semua transaksi. Ada pula yang mencantumkan jumlah rekaman dengan maksud untuk dicocokkan dengan jumlah transaksi. - KONTROL KELUARAN (Output) Kontrol keluaran dilakukan secara manual untuk memastikan bahwa hasil pemrosesan memang sesuai dengan yang diharapkan. Hal ini dilakukan dengan melaksanakan pengamatan terhadap dokumen-dokumen dan laporan-laporan yang dihasilkan oleh komputer didasarkan pada kebenaran informasi, otorisasi, dan kerahasiaan informasi. - KONTROL BASIS DATA Kontrol terhadap basis data antara lain dengan cara: · Penerapan kebijakan backup dan recovery. · Penanganan transaksi melalui mekanisme rollback dan commit. (rollback adalah kemampuan basis data yang memungkinkan pengembalian ke keadaan sebelum sebuah transaksi dimulai jika suatu transaksi tidak berjalan dengan sempurna, sedangkan commit digunakan untuk memastikan bahwa data benar-benar teah dimutakhirkan pada basis data sekiranya sebuah transaksi berlangsung dengan sempurna. · Otorisasi akses, yang mengatur orang tertentu hanya bisa melakukan tindakan tertentu pada berkas tertentu. - KONTROL TELEKOMUNIKASI Telekmunikasi merupakan komponen yang paling lemah dalam sistem informasi. Penyadapan informasi dapat dilakukan melalui sarana ini dengan cara menyergap gelombang radio dalam sistem tanpa kabel (wireless) atau dengan cara menyadap jalur fisik dalam jaringan. Untuk mengantisipasi keadaan seperti ini, kontrol terhadap telekomunikasi dapat dilakukan dengan cara mengenkripsi informasi sehingga penyadap tidak dapat membaca informasi yang sesungguhnya. Teknik checksum juga bisa diterapkan pada data yang vital untuk mendeteksi apakah telah terjadi perubahan pada data atau tidak.