Minggu, 06 Mei 2012

tugas manusia dan keindahan, manusia dan penderitaan, manusia dan keadilan

MANUSIA DAN KEINDAHAN

          Keindahan Kata keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Keidahan identik dengan kebenaran atau keelokan yang merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat,atu objek apapun. Keindahan itu banyak makananya. Semua yang ada di dunia ini pada dasarnya indah, contoh nya saja keindahan dalam bermusik, keindahan dalam berseni, dan ada juga yang namanya keindahan dalam bermoral dan sebagainya. Misalnya dalam keindahan bermusik, kita dapat merasakan alunan musik yang kita sukai, dan menurut kita pun itu indah. Keindahan dalam berseni, misalnya saja kita melihat hasil karya seni seseorang atu karya kita sendiri yang menurut kita itu bagus kita pun dapat merasakan keinhdahannya. Kalau kaindahan dalam bermoral juga termasuk ke dalam keindahan, misalnya saja orang yang bertingkah laku baik di depan orang banyak dan mempunyai moral yang baik juga, kita pun juga dapat bisa merasakan yang namanya keindahan juga. Keindahan itu muncul gimana dengan kita menilai keindahan itu, kalau menurut kita indah maka indah.
          Contohnya saja ada seseorang koruptor yang di tangkap yang di hukum atau di penjara hanya tiga tahun sedangkan seseoarng yang hanya mengambil satu buah coklat hukumannya sampai bertahun – tahun hal tersebut termasuk ke dalam ketidak adilan yang hanya di lihat dari status sosial saja. Dampak positif dari ketidak adilan adalah kita dapat belajar untuk jujur dengan semua orang dan dapat belajar adil dengan semua orang. Belajarlah untuk bersikap adil karena keadilan sangat di butuhkan di dalam kehidupan bermasyarakat.


MANUSIA DAN PENDERITAAN

          Penderitaan adalah merasakan sesuatu yang tidak di senangi. Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Akibat penderitaan yang bermacam-macam. Ada yang mendapat hikmah besar dari suatu penderitaan, ada pula yang menyebabkan kegagalan dan kegelapan dalam hidupnya, misalnya ada seseorang yang tidak mampu menghidupi diri sendiri dan keluarganya selama itu dia bekerja terus menerus untuk membiayai kehidupan dirinya sendiri dan keluarganya. Dengan kegigihannya diapun mendapatkan kehidupan yang layak.
 Karena ada penderitaan itu juga sebenarnya Allah menginginkan kita untuk mengintrospeksi diri kita, apa yang harus kita perbaiki, jangan pernah menyesali yang ada. Karena roda kehidupan memang berputar, ada kalanya dibawah, nah saat di bawah ini itulah penderitaan, itu tanda sayang Allah kepada kita makanya Allah memberikan kita cobaan. Jangan pernah merasa iri dengan yang merasakan kebahagiaan karna mereka juga pasti akan merasa menderita.
Pada kenyataaannya penderitaan itu sendiri sudah menjadi hal biasa sebagai pelengkap hidup ini. Ada senang, ada juga susah. Istilahnya bahwa hidup ini memiliki keseimbangan. Tak ada orang, siapapun itu, yang tak pernah merasakan penderitaan, sekecil apapun itu. Yang Maha Kuasa sudah menentukan bagian-bagian semua orang di dunia ini, tak ada yang terkecuali. Untuk itu maka manusia berusaha untuk bisa menangkal atau menjauh dari penderitaan tersebut. Banyak yang berhasil, tetapi tidak sedikit juga yang justru semakin menderita.


MANUSIA DAN KEADILAN
Keadilan adalah adil terhadap sesama manusia dan tidak memilih kepada hany satu orang saja. Di dalam bermasyarakat keadilan sangat di butuhkan jangan hanya memikirkan diri sendiri saja. Tetapi sayangnya keadilan di negara kita sudah tidak dibutuhkan lagi. Dan sudah banyak orang yang memilih hanya kepada satu orang saja yang hanya dilihat dari satatus sosialnya.
Ketidak adilan termasuk ke dalam ketigdak jujuran juga, dalam kehidupan sehari – hari ketidak jujuran merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia itu sendiri. Sudah banyak orang yang sudah tidak adil. Dampak positif dari keadilan itu sendiri dapat membuahkan kreatifitas dan seni tingkat tinggi. Karena ketika seseorang mendapat perlakuan yang tidak adil maka orang tersebut akan mencoba untuk bertanya atau melalukan perlawanan “protes” dengan caranya sendiri. Nah… cara itulah yang dapat menimbulkan kreatifitas dan seni tingkat tinggi seperti demonstrasi, melukis, menulis dalam bentuk apabun hingga bahkan membalasnya dengan berdusta dan melakukan kecurangan.
Keadilan adalah pengakuan atas perbuatan yang seimbang, pengakuan secara kata dan sikap antara hak dan kewajiban. Setiap dari kita “manusia” memiliki itu “hak dan kewajiban”, dimana hak yang dituntut haruslah seimbang dengan kewajiban yang telah dilakukan sehingga terjalin harmonisasi dalam perwujudan keadilan itu sendiri.

         
         

Tidak ada komentar:

Posting Komentar