Senin, 30 Desember 2013

Perkembangan Brand Baju di Indonesia



Perkembangan Brand Baju di Indonesia
Pada konteks pertanyaan ini Brand atau merk adalah sebuah alat marketing untuk membedakan antara suatu product dengan product lainnya.Produk2 yang memakai brand biasanya adalah produk yang mempunyai nilai jual yang tinggi, dan relevansinya sangat besar dalam kehidupan. Contoh nama brand yang ada di Indoesia
Zara adalah salah satu merek yg berasal dari Spanyol dan bermarkas di Arteixo, Gallicia. Zara didirikan pada tahun 1975 oleh Armancio Ortega dan Rosallia mera. Zara sendiri hanya membutuhkan waktu kurang lebih 2 minggu untuk mengembangkan produk-produk barunya dan meluncurkan sekitar 10.000 design baru setiap tahunnya. Armancio ortega pertama kali membuka Zara Store di sebuah jalan utama di pusat kota A Coruña, Galicia, Spanyol. Toko tersebut ternyata cukup sukses, sehingga Armancio membuka beberapa store lagi di Spanyol. Selama tahun 1980, Ortega mulai mengubah desain, manufaktur dan proses distribusi untuk mengurangi lead time dan bereaksi terhadap tren baru dalam cara yang lebih cepat, dalam apa yang ia sebut "mode instan"
Damn! I Love Indonesia adalah sebuah brand yang mengambil medium appereal untuk mengekspresikan kecintaan anak muda Indonesia terhadap bangsanya dengan mengusun tema-tema yang bernuansa patritotik dan nasionalis namun dikemas secara pop dalam balutan gaya hidup Urban dengan slogan Patriotism Never Looked This Good.
            Airplane Systm Clothing  Didirikan oleh Tubagus Fikri Chikara pada tahun 1998. Bagi para pecinta distro, apalagi distro Bandung pasti kenal dengan “dedengkot” distro yang satu ini, Airplane Systm Clothing.Kini Airplane Systm tak hanya dikenal di Indonesia tetapi juga di Malaysia, Perancis, dan Eropa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar