Perkembangan Brand Baju di
Indonesia
Pada
konteks pertanyaan ini Brand atau merk adalah sebuah alat marketing untuk
membedakan antara suatu product dengan product lainnya.Produk2 yang memakai
brand biasanya adalah produk yang mempunyai nilai jual yang tinggi, dan
relevansinya sangat besar dalam kehidupan. Contoh nama brand yang ada di
Indoesia
Zara
adalah salah satu merek yg berasal dari Spanyol dan bermarkas di Arteixo,
Gallicia. Zara didirikan pada tahun 1975 oleh Armancio Ortega dan Rosallia
mera. Zara sendiri hanya membutuhkan waktu kurang lebih 2 minggu untuk
mengembangkan produk-produk barunya dan meluncurkan sekitar 10.000 design baru
setiap tahunnya. Armancio ortega pertama kali membuka Zara Store di sebuah
jalan utama di pusat kota A Coruña, Galicia, Spanyol. Toko tersebut ternyata cukup
sukses, sehingga Armancio membuka beberapa store lagi di Spanyol. Selama tahun
1980, Ortega mulai mengubah desain, manufaktur dan proses distribusi untuk
mengurangi lead time dan bereaksi terhadap tren baru dalam cara yang lebih
cepat, dalam apa yang ia sebut "mode instan"
Damn! I Love Indonesia adalah sebuah brand yang
mengambil medium appereal untuk mengekspresikan kecintaan anak muda Indonesia
terhadap bangsanya dengan mengusun tema-tema yang bernuansa patritotik dan
nasionalis namun dikemas secara pop dalam balutan gaya hidup Urban dengan
slogan Patriotism Never Looked This Good.
Airplane Systm Clothing Didirikan oleh Tubagus Fikri Chikara pada tahun 1998. Bagi para pecinta distro, apalagi distro Bandung pasti kenal dengan “dedengkot” distro yang satu ini, Airplane Systm Clothing.Kini Airplane Systm tak hanya dikenal di Indonesia tetapi juga di Malaysia, Perancis, dan Eropa
Airplane Systm Clothing Didirikan oleh Tubagus Fikri Chikara pada tahun 1998. Bagi para pecinta distro, apalagi distro Bandung pasti kenal dengan “dedengkot” distro yang satu ini, Airplane Systm Clothing.Kini Airplane Systm tak hanya dikenal di Indonesia tetapi juga di Malaysia, Perancis, dan Eropa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar